detektifspionase.com
Jumat, 12 Juni 2026 - 01:11 WIB

Dirreskrimsus Polda Jambi Ingatkan Masyarakat Waspada Karhutla, Stop Bakar Hutan dan Lahan

Detektif Spionase | 11 Juni 2026 - 15:26 WIB
Dirreskrimsus Polda Jambi Ingatkan Masyarakat Waspada Karhutla, Stop Bakar Hutan dan Lahan

Jambi, detektifspionase. com, 11 Juni 2026 – Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi, Kombes Pol. Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H., mengingatkan seluruh masyarakat Provinsi Jambi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) seiring cuaca panas ekstrem yang mulai melanda sejumlah wilayah.

Melalui imbauan yang disampaikan kepada masyarakat, Kombes Pol. Taufik Nurmandia menegaskan bahwa membuka lahan dengan cara membakar merupakan tindakan berbahaya yang dapat menimbulkan bencana besar, merusak lingkungan, mengancam kesehatan masyarakat, serta melanggar hukum yang berlaku.

"Satu percikan api dapat menimbulkan sejuta dampak. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar," tegasnya.

Selain merusak hutan dan lingkungan, Karhutla juga berpotensi menimbulkan kabut asap yang membahayakan kesehatan, mengganggu aktivitas masyarakat, serta menyebabkan kerugian ekonomi dan sosial yang tidak sedikit. Kebakaran hutan juga mengancam kelestarian habitat flora dan fauna yang menjadi bagian penting dari ekosistem alam.

Polda Jambi mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dengan cepat sebelum meluas. Masyarakat juga diharapkan turut mengedukasi keluarga dan lingkungan sekitar mengenai bahaya Karhutla.

Dengan meningkatnya suhu udara dan memasuki musim kemarau, kewaspadaan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Jambi.

"Stop Bakar Hutan dan Lahan! Jaga Alam, Jaga Masa Depan." demikian pesan yang disampaikan Dirreskrimsus Polda Jambi kepada seluruh masyarakat. (Dap)


Fitur komentar sedang dalam pemeliharaan.