Devita Safitri Tiba di Akpol Semarang, Langkah Pasti Sang Juara Dayung Menuju Perwira Polri

 

SEMARANG – detektifspionase.com

Atlet dayung kebanggaan Jambi, Devita Safitri, resmi tiba di Gedung Paramartha Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/2/2026). Kedatangannya untuk melanjutkan proses administrasi berkas Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS), setelah sebelumnya mendapat rekomendasi langsung dan ACC dari Kapolri atas prestasi gemilangnya.

Langkah Devita menuju korps Bhayangkara bukan tanpa alasan. Atlet asal Broni Sipin, Kota Jambi ini telah menorehkan prestasi membanggakan di ajang internasional dengan meraih dua medali emas dan dua medali perak di Thailand. Sejak 2016 ia telah mewakili Provinsi Jambi, bahkan pada 2020 masuk dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

Putri Melayu asli Jambi ini merupakan alumni STKIP Pasundan Cimahi tahun 2025 dan Madrasah Aliyah Al Khairiyah tahun 2020. Lahir pada 2002, kini berusia 23 tahun, Devita adalah anak keempat dari empat bersaudara, putri dari seorang ayah yang berprofesi sebagai nelayan. Perjuangan dari tepian sungai hingga menembus istana negara menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih mimpi.

Prestasinya bahkan membawanya berkesempatan tatap muka bersama Presiden di Istana Negara. Sebuah kebanggaan yang tak hanya mengharumkan nama keluarga, tetapi juga Provinsi Jambi.

Kepada rekan-rekan atlet dan generasi muda, Devita berpesan bahwa prestasi yang gemilang akan membuka jalan menuju hasil yang gemilang pula. Ia pun memohon doa agar seluruh proses administrasi dan tahapan yang dijalani di Akpol Semarang berjalan lancar tanpa kendala.

“Semoga semua dokumen dan tahapan berjalan baik. Doa saya juga untuk rekan-rekan yang masih berjuang, semoga lebih sukses lagi,” ungkapnya penuh harap.

Meski terselip rasa kecewa karena belum mendapat sambutan maupun apresiasi bonus dari pemerintah daerah, semangat Devita tak surut. Ia memilih fokus pada masa depan dan pengabdian sebagai calon perwira Polri.

Devita Safitri hari ini bukan sekadar atlet berprestasi, melainkan simbol bahwa anak daerah Jambi mampu berdiri sejajar di panggung nasional. Dari dayung yang membelah air, kini ia bersiap mengayuh pengabdian untuk negeri.

Penulis: Daprizal

Editor: Daprizal

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.