Dari Jambi untuk Indonesia: Febrie Adriansyah, Bukti Anak Daerah Bisa Bicara di Tingkat Nasional

 

Jambi – detektifspionase.com

Keberhasilan Febrie Adriansyah menduduki jabatan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JampiDSus) Kejaksaan Agung Republik Indonesia bukan sekadar prestasi pribadi. Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa anak daerah mampu bersaing dan dipercaya di tingkat nasional melalui proses panjang, disiplin, dan integritas.

Febrie Adriansyah merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Jambi (UNJA) yang lulus pada tahun 1986. Dari bangku kuliah di daerah, ia membangun dasar keilmuan hukum yang kemudian menjadi fondasi dalam perjalanan kariernya sebagai aparat penegak hukum.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Febrie memulai pengabdian sebagai jaksa dari bawah, salah satunya bertugas di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh. Kariernya ditempa langsung di daerah, jauh dari sorotan pusat kekuasaan. Dari pengalaman lapangan inilah ia membangun pemahaman hukum yang kuat, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas negara.

Jabatan JampiDSus sendiri merupakan posisi strategis dalam sistem penegakan hukum nasional, khususnya dalam penanganan tindak pidana korupsi dan kejahatan keuangan negara. Kepercayaan negara kepada Febrie Adriansyah mencerminkan bahwa sistem birokrasi hukum masih memberi ruang bagi figur profesional berbasis merit dan rekam jejak, bukan semata latar belakang geografis.

Perjalanan Febrie Adriansyah sekaligus membantah anggapan bahwa kualitas sumber daya manusia hanya lahir dari kota besar. Daerah bukan hambatan, melainkan ruang awal pembentukan karakter, etos kerja, dan nilai pengabdian.

Dari sisi akademik, Febrie juga dikenal memiliki orientasi keilmuan yang kuat dan relevan dengan praktik penegakan hukum. Hal ini menunjukkan bahwa ilmu hukum yang dipelajari di daerah mampu bersaing dan berkontribusi pada kebijakan hukum nasional.

Bagi generasi muda Jambi, sosok Febrie Adriansyah menjadi teladan dan sumber inspirasi. Ia membuktikan bahwa mimpi besar bisa dimulai dari kampus daerah, dari tugas-tugas kecil, dan dari proses panjang yang dijalani dengan konsisten.

Dari Jambi untuk Indonesia, kisah Febrie Adriansyah menegaskan satu pesan penting: asal daerah bukan penentu batas masa depan. Dengan ilmu, kerja keras, dan integritas, anak daerah mampu berperan besar dalam menjaga keadilan dan kepentingan bangsa.

Penulis: Dap

Editor: Dap

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.