Jambi detektifspipnase.com - Kerusakan jalan di jalur Aurduri II menuju Kumpeh, tepatnya di kawasan lampu merah Sejinjang Kota Jambi, kini semakin memprihatinkan. Jalan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat itu terlihat hancur dan dipenuhi lubang besar di berbagai titik.
Setiap hari masyarakat harus berjibaku melewati jalan rusak yang membahayakan keselamatan. Saat hujan turun, jalan berubah seperti kolam ikan karena lubang tertutup genangan air. Sementara saat panas, debu beterbangan bak kebun kering dan mengganggu pengguna jalan maupun warga sekitar.
Ironisnya, kondisi tersebut sudah lama dikeluhkan dan berkali-kali viral di media sosial, namun hingga kini masyarakat menilai belum ada tindakan nyata yang benar-benar menyelesaikan persoalan.
Masyarakat mendesak Gubernur Jambi, Al Haris, agar bersikap tegas dan tidak hanya menunggu laporan. Sebagai kepala daerah, warga meminta gubernur segera turun tangan dan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk perusahaan kendaraan bertonase besar yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Warga menilai jangan sampai pemerintah kalah wibawa dengan aktivitas kendaraan perusahaan yang diduga ikut mempercepat kerusakan jalan. Sebab jalan tersebut bukan hanya sekadar akses biasa, melainkan jalur utama ekonomi masyarakat Jambi.
“Jangan saling lempar tanggung jawab. Masyarakat butuh solusi nyata, bukan janji. Kalau terus dibiarkan, jalan ini bisa makan korban,” tegas salah seorang warga.
Selain Gubernur Jambi, Wali Kota Jambi Maulana juga diminta ikut bergerak cepat karena lokasi jalan berada di wilayah Kota Jambi. Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera duduk bersama mengambil langkah tegas demi keselamatan warga dan kelancaran aktivitas ekonomi daerah. Tim