detektifspionase.com
Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Ketua KONI Jambi Mat Sanusi Hadiri Lomba Perahu Tradisional HUT RI ke-81 di Batanghari

Detektif Spionase | 30 Agustus 2026 - 10:48 WIB
Ketua KONI Jambi Mat Sanusi Hadiri Lomba Perahu Tradisional HUT RI ke-81 di Batanghari

JAMBI detektifspionase.com – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, Mat Sanusi, menghadiri pembukaan Lomba Perahu Tradisional dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, yang digelar di Sungai Batanghari, kawasan Taman Tanggo Rajo (Ancol), depan Rumah Dinas Gubernur Jambi, Sabtu (29/8/2026).

‎Kegiatan tersebut dibuka oleh Gubernur Jambi Al Haris yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH.

‎Dalam sambutan Gubernur Jambi yang disampaikan Sekda, Al Haris menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir secara langsung. Gubernur saat ini masih menjalankan tugas di luar Provinsi Jambi, yakni di Jakarta.

‎‎Meski demikian, Gubernur Jambi tetap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan lomba perahu tradisional tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan sukses hingga penutupan.

‎Pembukaan lomba turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jambi, para kepala OPD, perwakilan pemerintah kabupaten/kota, serta jajaran TNI dan Polri. Terlihat pula Danrem, Dandim dan jajaran Polairud hadir dalam kegiatan tersebut.

‎‎Yang menarik, lomba perahu tradisional tahun ini juga mendapat perhatian dari peserta luar Provinsi Jambi. Sejumlah peserta dari Bayung Lencir, Sumatera Selatan, turut ambil bagian dalam kemeriahan kegiatan di Sungai Batanghari.

Lomba Resmi Dimulai, Sekda Lepas Peserta dari Garis Start

‎‎Usai acara pembukaan, suasana semakin meriah ketika Sekda Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH, mewakili Gubernur Jambi, secara resmi melepas peserta dari garis start.

‎‎Pelepasan tersebut turut disaksikan Ketua KONI Provinsi Jambi Mat Sanusi bersama seluruh tamu undangan dan jajaran pejabat yang hadir. Deru perahu dan semangat para pedayung langsung menghidupkan suasana di sepanjang Sungai Batanghari.

‎‎Masyarakat yang berada di sekitar kawasan Taman Tanggo Rajo juga tampak antusias menyaksikan jalannya perlombaan yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan memeriahkan HUT RI ke-81.

‎Menikmati Sungai Batanghari dari Atas Perahu

‎‎Tidak hanya perlombaan, rangkaian kegiatan semakin menarik dengan jamuan makan siang di atas perahu bagi para tamu undangan.

‎‎Para tamu diajak berkeliling menikmati luasnya Sungai Batanghari sambil menyantap hidangan makan siang. Pemandangan semakin semarak dengan hadirnya perahu-perahu hias dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi yang menghiasi aliran Sungai Batanghari.

‎‎Suasana tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi para tamu undangan. Selain menikmati hidangan, mereka dapat melihat langsung keindahan Sungai Batanghari sekaligus menyaksikan kreativitas perahu hias yang dibawa masing-masing daerah.

‎Mat Sanusi: Junjung Tinggi Sportivitas

‎‎Ketua KONI Provinsi Jambi Mat Sanusi menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan lomba perahu tradisional yang dinilai mampu menghidupkan kembali olahraga tradisional sekaligus mempererat silaturahmi antarklub dan daerah.

‎‎“KONI Provinsi Jambi mendukung penuh kegiatan lomba perahu tradisional ini. Kita berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman dan sukses sampai penutupan. Kepada seluruh peserta, tetap jaga sportivitas dan junjung tinggi nama baik olahraga,” ujar Mat Sanusi kepada media Detektif Spionase.

‎‎Menurutnya, olahraga tidak hanya berbicara tentang kemenangan, tetapi juga tentang kebersamaan, sportivitas dan menjaga semangat persaudaraan.

Diikuti Puluhan Pedayung

‎‎Lomba Perahu Tradisional HUT RI ke-81 Tahun 2026 diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jambi bekerja sama dengan Pengprov PODSI Jambi.

‎‎Dalam ketentuannya, peserta merupakan tim dayung perahu tradisional yang berasal dari klub-klub dayung kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Perlombaan terbagi dalam dua kategori, yakni Type A dengan 25 pedayung dan Type B dengan 15 pedayung.

‎‎Pelaksanaan perlombaan dipimpin oleh Race Officials yang bertugas mengatur jalannya pertandingan sesuai peraturan dan sistem lomba yang telah ditetapkan.

‎Chief Official (CO) bertanggung jawab mengawasi jalannya lomba, memastikan program berjalan sesuai jadwal, serta mengambil keputusan terhadap berbagai permasalahan yang muncul selama perlombaan.

‎‎Sementara Chief Umpire/Course Umpire bertugas mengawasi setiap peserta sebelum, selama dan sesudah perlombaan.

‎‎Setiap tim terdiri dari atlet dayung tradisional, termasuk pedayung, juru mudi atau tekong serta atlet cadangan. Juru mudi memiliki tugas khusus mengemudikan perahu dan tidak diperbolehkan merangkap atau berpindah tugas.

‎‎Dengan digelarnya lomba tersebut, Sungai Batanghari kembali menjadi pusat perhatian masyarakat. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-81, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan sekaligus mendorong kemajuan olahraga dayung tradisional di Provinsi Jamb. Daprizal


Fitur komentar sedang dalam pemeliharaan.