detektifspionase.com
Jumat, 17 April 2026 - 16:52 WIB

Mantan Sekda Jambi M. Dianto Diperiksa Kejati, Kasus Korupsi Lahan Pelabuhan Ujung Jabung Makin Panas

Detektif Spionase | 17 April 2026 - 09:17 WIB
Mantan Sekda Jambi M. Dianto Diperiksa Kejati, Kasus Korupsi Lahan Pelabuhan Ujung Jabung Makin Panas

JAMBI detektifspionase.com – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M. Dianto, mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi pada Kamis pagi, 16 April 2026. Kedatangannya bukan tanpa alasan, ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan akses jalan menuju Pelabuhan Ujung Jabung.

M. Dianto yang menjabat sebagai Sekda di era Gubernur Fachrori Umar tiba sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung memasuki gedung Kejati Jambi tanpa banyak komentar kepada awak media.

Saat dicegat, ia hanya membenarkan kehadirannya untuk memenuhi panggilan penyidik.

“Iya, saya datang untuk memenuhi panggilan terkait kasus Pelabuhan Ujung Jabung,” ujarnya singkat sebelum bergegas masuk ke ruang pemeriksaan.

Kasus ini sendiri terus bergulir dan menjadi perhatian publik. Sebelumnya, Kejati Jambi telah menetapkan dua orang tersangka, yakni AS, mantan Kepala BPN Tanjung Jabung Timur tahun 2019, serta MD, mantan pegawai BPN setempat.

Keduanya diduga terlibat dalam praktik korupsi pengadaan tanah untuk proyek strategis pembangunan akses jalan menuju Pelabuhan Ujung Jabung yang berlangsung dalam kurun waktu 2019 hingga 2023 di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Jambi.

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jambi, Nolly Wijaja, membenarkan pemeriksaan terhadap M. Dianto sebagai saksi.

“Iya benar, hari ini diperiksa sebagai saksi,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Intelijen Kejati Jambi, M. Husaini, mengungkapkan bahwa proses penyidikan terus berkembang. Hingga saat ini, tim penyidik telah memeriksa sekitar 70 orang saksi.

“Pasca penahanan dua tersangka, jumlah saksi yang diperiksa terus bertambah, saat ini sudah sekitar 70 orang,” ungkapnya.

Dengan terus bertambahnya saksi yang diperiksa, kasus dugaan korupsi proyek akses jalan menuju Pelabuhan Ujung Jabung ini dipastikan masih akan berkembang dan berpotensi menyeret pihak-pihak lain. Publik pun kini menunggu langkah tegas Kejati Jambi dalam mengungkap tuntas kasus yang dinilai merugikan keuangan negara tersebut.


Fitur komentar sedang dalam pemeliharaan.