Muaro Jambi DS
Salah satu desa yang paling terdampak adalah Desa Pompa Air RT 22, dengan sekitar 150 kepala keluarga (KK). Desa ini jarang tersentuh pembangunan, seakan hanya ada di peta saat momen Pilkada tiba. Setelah itu, keberadaannya bagai ditelan bumi.
Padahal, wilayah Sungai Gelam bukan daerah miskin potensi. Sejumlah perusahaan besar, seperti PT Pertamina, Gudang Garam, perusahaan batu bara, dan berbagai industri perkebunan sawit, beroperasi di sini. Sayangnya, kendaraan truk tronton, angkutan sawit, dan batu bara yang melintas setiap hari justru memperparah kondisi jalan, sementara kontribusi perusahaan untuk infrastruktur nyaris tak terlihat.
Lebih miris, akses yang buruk ini juga menjadi tantangan bagi jurnalis DetektifSpionase.com dalam meliput kondisi di lapangan. Tak jarang mobil wartawan mengalami pecah ban akibat jalan yang berlubang dan berbatu.
Kini, harapan besar tertumpu pada kepemimpinan Bupati Bambang Bayu Suseno, yang baru saja dilantik. Masyarakat mendambakan perubahan nyata, bukan sekadar janji politik. Sudah saatnya Desa Pompa dan wilayah Sungai Gelam mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dan perusahaan yang selama ini menikmati hasil bumi daerah tersebut.
Akankah kepemimpinan baru membawa perubahan? Ataukah desa-desa ini akan tetap menjadi "bayang-bayang" yang hanya diingat saat pemilu tiba?
Minggu, 23 Februari 2025
Redaksi DetektifSpionase.com
Facebook Comments