Kerinci detektifspionase.com – Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi tampak tancap gas di awal tahun anggaran 2026. Setelah menuai sorotan publik terkait tender normalisasi Sungai Batang Merao, BWSS VI kembali mengucurkan dana jumbo untuk Kabupaten Kerinci dengan nilai yang tak kalah fantastis.
Kali ini, BWSS VI meluncurkan paket Pembangunan Prasarana Pengendalian Banjir Kabupaten Kerinci dengan pagu anggaran mencapai Rp 11,44 miliar dari APBN 2026. Menariknya, nilai tersebut identik dengan anggaran proyek pengendalian banjir Sungai Batang Tebo di Kabupaten Bungo.
Besarnya anggaran ini menegaskan keseriusan pemerintah pusat dalam menangani persoalan banjir yang selama ini kerap menghantui masyarakat Kerinci. Namun di sisi lain, pengulangan angka anggaran dan padatnya proyek di awal tahun juga memunculkan tanda tanya di tengah publik.
Pasalnya, belum lama ini BWSS VI juga menjadi sorotan dalam proyek normalisasi Sungai Batang Merao yang dinilai perlu pengawasan ketat agar pelaksanaannya tidak menyimpang dari perencanaan dan tujuan awal.
Masyarakat kini berharap, proyek pengendalian banjir senilai belasan miliar rupiah ini benar-benar berdampak nyata, bukan sekadar menghabiskan anggaran. Transparansi proses tender, kualitas pekerjaan, serta pengawasan lapangan menjadi kunci agar proyek ini tidak berakhir sebagai proyek mahal tanpa manfaat maksimal.
Dengan kembali digelontorkannya dana besar ke Kerinci, publik menuntut BWSS VI Jambi lebih terbuka dan akuntabel, demi memastikan setiap rupiah uang negara benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat dan bukan menambah daftar panjang proyek bermasalah.
Editor: Dap


Facebook Comments