detektifspionase.com
Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:52 WIB

KONI Jambi Matangkan Tim PON Bela Diri, 41 Atlet Lolos Seleksi Tahap III

Detektif Spionase | 24 Juli 2026 - 09:49 WIB
KONI Jambi Matangkan Tim PON Bela Diri, 41 Atlet Lolos Seleksi Tahap III

JAMBI detektifspionase.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri di Sulawesi Utara. Memasuki seleksi tahap III, sebanyak 41 atlet terbaik mengikuti pengujian fisik sebagai bagian dari proses akhir penentuan kontingen Jambi, Jumat (24/7).

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Sanusi, mengatakan seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan atlet yang diberangkatkan benar-benar memiliki kualitas, kesiapan fisik, dan mental bertanding.

"Pada tahap awal jumlah peserta mencapai sekitar 200 hingga 250 atlet. Tahap kedua tersisa sekitar 125 atlet, dan kini hanya 41 atlet yang mengikuti seleksi tahap III. Semua harus melalui proses seleksi, tidak ada atlet yang diberangkatkan tanpa mengikuti tahapan yang telah ditentukan," tegas Sanusi.

Ia menjelaskan, Provinsi Jambi akan mengikuti enam cabang olahraga pada PON Bela Diri. Berkaca pada hasil PON Bela Diri 2025 di Kudus yang menghasilkan satu medali emas, delapan medali perak, dan sepuluh medali perunggu, KONI Jambi kini menaikkan standar kelulusan seleksi dari 60 persen menjadi 70 persen.

Menurutnya, peningkatan standar tersebut merupakan langkah untuk meningkatkan daya saing atlet sehingga mampu meraih hasil yang lebih baik di Sulawesi Utara.

"Kami berharap minimal setiap cabang olahraga bisa menyumbangkan satu medali perak, bahkan beberapa cabang memiliki peluang meraih medali emas," ujarnya.

Usai seleksi tahap III, atlet yang dinyatakan lolos akan mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) sebagai persiapan menghadapi PON Bela Diri.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, Prof. Sukendro, menjelaskan seleksi tahap III berfokus pada pengukuran kondisi fisik atlet melalui delapan item tes, yakni multi-stage fitness test, standing broad jump, sprint, push-up, sit-up, sit and reach, serta medicine ball throw.

Ia menambahkan, masih ada satu tahapan seleksi terakhir yang meliputi tes fisik lanjutan, pemeriksaan kesehatan menyeluruh, serta tes psikologi.

"Pada tahap IV nanti atlet akan menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap, mulai dari EKG hingga pemeriksaan kepala. Karena ini olahraga bela diri, kami ingin memastikan seluruh atlet benar-benar sehat dan siap bertanding," jelasnya.

Prof. Sukendro menegaskan, standar fisik 70 persen menunjukkan atlet sudah siap bertanding, sedangkan capaian 80 hingga 90 persen menjadi indikator kesiapan untuk meraih kemenangan.

Dari hasil evaluasi sementara, lanjutnya, sebagian atlet sempat mengalami penurunan kondisi fisik setelah Ramadan dan Idulfitri. Namun, sejumlah cabang olahraga justru menunjukkan peningkatan karena mampu menjaga konsistensi program latihan.

"Melalui seleksi ini kami dapat melihat cabang olahraga yang disiplin menjalankan latihan. Secara keseluruhan kesiapan atlet Jambi terus meningkat dan kami optimistis dapat membentuk kontingen yang mampu bersaing serta membawa pulang prestasi dari PON Bela Diri Sulawesi Utara," pungkasnya.


Fitur komentar sedang dalam pemeliharaan.