Kerinci DS
Sampah yang dibiarkan menumpuk tanpa penanganan ini berpotensi menjadi sumber berbagai wabah penyakit bagi masyarakat setempat. Kondisi ini membuat warga semakin resah, terutama karena sebelumnya sampah rutin diangkut oleh petugas kebersihan dari pemerintah kabupaten. Namun, sejak beberapa waktu terakhir, layanan tersebut terhenti tanpa ada pemberitahuan atau arahan yang jelas.
Menurut salah satu warga yang berhasil diwawancarai, mereka kini kebingungan harus membuang sampah ke mana. Sebagian masyarakat bahkan terpaksa membakar sampah sebagai langkah darurat, meskipun tindakan tersebut memiliki risiko terhadap kesehatan dan lingkungan.
Diharapkan pemerintah Kabupaten Kerinci segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan masalah ini. Penanganan sampah yang optimal sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Penulis: Dap
Editor: Dap
Facebook Comments