detektifspionase.com
Senin, 11 Mei 2026 - 17:36 WIB

Sejarah BINHAR Tebat Ijuk, Klub Legendaris Kerinci yang Disegani Sejak Era 90-an

Detektif Spionase | 10 Mei 2026 - 19:55 WIB
Sejarah BINHAR Tebat Ijuk, Klub Legendaris Kerinci yang Disegani Sejak Era 90-an

KERINCI detektifspionase.com – Nama BINTANG HARAPAN atau yang lebih dikenal dengan BINHAR, bukanlah nama asing bagi pecinta sepak bola di Kabupaten Kerinci dan Provinsi Jambi. Sejak era 1990-an, klub asal Desa Tebat Ijuk, Kecamatan Depati Tujuh itu telah menjadi salah satu kekuatan besar sepak bola daerah yang disegani lawan dan dikagumi masyarakat.

Pada masanya, BINHAR menjadi lumbung pemain berbakat yang banyak terpilih mewakili Kabupaten Kerinci dalam berbagai ajang bergengsi, mulai dari Suratin Cup, PORDA hingga turnamen antar daerah. Bahkan, denyut kekuatan PS Kerinci kala itu tidak bisa dilepaskan dari para pemain binaan BINHAR.

Tahun 1995 menjadi salah satu masa emas BINHAR. Saat itu rombongan pemain muda BINHAR yang mewakili Merangin dan Kerinci sempat tampil hingga dikenal luas dan masuk siaran TVRI. Nama BINHAR semakin melambung dan menjadi kebanggaan masyarakat Kerinci.

Puncak kejayaan kembali tercatat pada tahun 2004 ketika BINHAR mewakili Kerinci dalam ajang Antar Sumatera Open yang digelar di Pamenang, Bangko. Dalam turnamen bergengsi tersebut, BINHAR sukses meraih Juara I setelah menaklukkan PS Padang Panjang dengan skor 2-1.

Skuad legendaris saat itu diperkuat sejumlah nama besar yang hingga kini masih dikenang, seperti penjaga gawang Maidi Haryono, Delop, Popi Jondrawadi, Asripul dan pemain lainnya yang menjadi ikon sepak bola Kerinci pada zamannya.

Tak hanya itu, BINHAR juga kembali mencatat prestasi dengan menjuarai Bupati Cup Kerinci tahun 2026, membuktikan bahwa nama besar klub tersebut masih hidup dan tetap dicintai masyarakat.

Meski dalam beberapa tahun terakhir muncul kekecewaan dari sejumlah pecinta sepak bola terkait sistem pemilihan pemain PS Kerinci yang dinilai belum merata, masyarakat tetap mengakui bahwa BINHAR adalah salah satu klub terbaik yang pernah dimiliki Kerinci. Banyak pemain potensial disebut belum tersentuh pembinaan resmi, terutama dari daerah luar pusat seleksi.

Namun demikian, kecintaan masyarakat terhadap BINHAR tidak pernah pudar. Bagi para perantau asal Kerinci yang tersebar di berbagai daerah, nama BINHAR tetap melekat di hati dan menjadi kebanggaan tersendiri.

Kini, para legenda sepak bola BINHAR mulai kembali membangkitkan semangat generasi muda agar sejarah besar klub itu tidak hilang ditelan zaman. Di Lapangan BINHAR Tebat Ijuk, pembinaan usia muda kembali berjalan aktif di bawah arahan salah satu legenda BINHAR, Delof.

Saat ini tercatat sebanyak 143 anak didik menjalani latihan rutin sebagai bagian dari regenerasi sepak bola BINHAR untuk masa depan.

Walaupun para legenda BINHAR kini rata-rata telah berusia di atas 40 tahun, semangat juang mereka tidak pernah padam. Tujuan mereka bukan sekadar bernostalgia, tetapi menjaga warisan sepak bola Kerinci agar tetap hidup dan melahirkan bibit-bibit baru yang mampu mengharumkan nama daerah.

BINHAR bukan hanya sebuah klub sepak bola, melainkan sejarah, kebanggaan dan simbol perjuangan masyarakat Tebat Ijuk serta Kerinci di dunia olahraga. (Penulis Daprizal )


Fitur komentar sedang dalam pemeliharaan.